5 Doa yang Hendaknya Dipanjatkan saat Malam Nisfu Sya’ban

Ikhbar atau kabar tentang malam Nisfu Sya’ban sudah disampaikan Lembaga Falakiyah (LF) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dengan demikian, warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin akan menyambut sekaligus memeriahkannya pada hari Sabtu (24/02/2024) malam dengan ibadah yang dianjurkan.

Salah satu yang hendaknya menjadi perhatian saat malam Nisfu Sya’ban adalah melakukan munajat. Dan setidaknya ada 5 doa yang disarankan agar disampaikan saat malam mustajabah tersebut.

Keterangan ini sebagaimana disampaikan KH Ma’ruf Khozin, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Aswaja NU Center Jawa Timur di akun Facebook pribadinya. Berikut keterangan dimaksud.

Riwayat sahabat ini menunjukkan bahwa di malam Nisfu Sya’ban dianjurkan untuk berdoa: 

ﻋﻦ اﺑﻦ ﻋﻤﺮ، ﻗﺎﻝ: ” ﺧﻤﺲ ﻟﻴﺎﻝ ﻻ ﻳﺮﺩ ﻓﻴﻬﻦ اﻟﺪﻋﺎء: ﻟﻴﻠﺔ اﻟﺠﻤﻌﺔ، ﻭﺃﻭﻝ ﻟﻴﻠﺔ ﻣﻦ ﺭﺟﺐ، ﻭﻟﻴﻠﺔ اﻟﻨﺼﻒ ﻣﻦ ﺷﻌﺒﺎﻥ، ﻭﻟﻴﻠﺔ اﻟﻌﻴﺪ ﻭﻟﻴﻠﺔ اﻟﻨﺤﺮ

 

Artinya: Ibnu Umar berkata bahwa ada 5 malam yang tidak akan tertolak doanya, malam Jumat, awal malam Rajab, malam Nisfu Sya’ban, dan 2 malam hari raya. (Al-Baihaqi dalam Syuabul Iman)

Doa apa saja? Ada beberapa hadits atau riwayat dari ulama salaf:

 

1. Ampunan dan Rahmat

ﺇﻥ اﻟﻠﻪ ﻳﻄﻠﻊ ﻋﻠﻰ ﻋﺒﺎﺩﻩ ﻓﻲ ﻟﻴﻠﺔ اﻟﻨﺼﻒ ﻣﻦ ﺷﻌﺒﺎﻥ ﻓﻴﻐﻔﺮ ﻟﻠﻤﺴﺘﻐﻔﺮﻳﻦ ﻭﻳﺮﺣﻢ اﻟﻤﺴﺘﺮﺣﻤﻴﻦ (ﻫﺐ) ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ

 

Artinya: Sungguh Allah melihat hambaNya di malam Nishfu Sya’ban. Lalu Allah memberi ampunan kepada orang yang meminta ampunan dan memberi rahmat kepada orang yang meminta rahmat. (HR Baihaqi)

 

2. Setiap Permintaan 

ﻋﻦ ﻋﺜﻤﺎﻥ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ اﻟﻌﺎﺹ، ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﻗﺎﻝ: ” ﺇﺫا ﻛﺎﻥ ﻟﻴﻠﺔ اﻟﻨﺼﻒ ﻣﻦ ﺷﻌﺒﺎﻥ ﻧﺎﺩﻯ مناد : ﻫﻞ ﻣﻦ ﻣﺴﺘﻐﻔﺮ ﻓﺄﻏﻔﺮ ﻟﻪ، ﻫﻞ ﻣﻦ ﺳﺎﺋﻞ ﻓﺄﻋﻄﻴﻪ ﻓﻼ ﻳﺴﺄﻝ ﺃﺣﺪ ﺷﻴﺌﺎ ﺇﻻ ﺃﻋﻄﻲ ﺇﻻ ﺯاﻧﻴﺔ ﺑﻔﺮﺟﻬﺎ ﺃﻭ ﻣﺸﺮﻙ

 

Artinya: Jika tiba malam Nisfu Sya’ban, maka ada yang berseru: Adakah yang meminta ampunan? Aku ampuni. Adakah yang meminta sesuatu? Aku kabulkan. Tidak ada seorang pun yang meminta kecuali Aku kabulkan. Kecuali pezina dan orang musyrik. (HR Al-Baihaqi)

 

3. Minta Husnul Khatimah

Al-Hafidz as-Suyuthi mengutip riwayat hadits berikut dalam Al-Jami’ ash-Shaghir

ﻓﻲ ﻟﻴﻠﺔ اﻟﻨﺼﻒ ﻣﻦ ﺷﻌﺒﺎﻥ ﻳﻮﺣﻲ اﻟﻠﻪ ﺇﻟﻰ ﻣﻠﻚ اﻟﻤﻮﺕ ﻳﻘﺒﺾ ﻛﻞ ﻧﻔﺲ ﻳﺮﻳﺪ ﻗﺒﻀﻬﺎ ﻓﻲ ﺗﻠﻚ اﻟﺴﻨﺔ (اﻟﺪﻳﻨﻮﺭﻱ ﻓﻲ اﻟﻤﺠﺎﻟﺴﺔ) ﻋﻦ ﺭاﺷﺪ ﺑﻦ ﺳﻌﺪ ﻣﺮﺳﻼ

 

Artinya: Di malam Nisfu Sya’ban Allah memberi wahyu kepada malaikat maut untuk mencabut nyawa yang akan mati di tahun tersebut. (HR Dainuri dari Rasyid bin Saad secara mursal)

 

4. Kelahiran Anak dan Rezeki

 

فِيْهَا يُكْتَبُ كُلُّ مَوْلُوْدٍ مِنْ بَنِي آدَمَ فِي هَذِهِ السَّنَةِ وَفِيْهَا يُكْتَبُ كُلُّ هَالِكٍ مِنْ بَنِي آدَمَ فِي هَذِهِ السَّنَةِ وَفِيْهَا تُرْفَعُ أَعْمَالُهُمْ وَفِيْهَا تُنْزَلُ أَرْزَاقُهُمْ (رواه البيهقي في فضائل الاوقات وفيه النضر بن كثير ضعيف)

 

Artinya: Di malam Nisfu Sya’ban dicatat setiap anak manusia yang lahir di tahun itu. Di malam Nishfu Sya’ban juga dicatat setiap anak manusia yang mati di tahun itu. Di malam Nishfu Sya’ban amal mereka dicatat dan di malam itu juga rezeki mereka diturunkan. (HR Al-Baihaqi dalam Fadlail al-Auqat, Nadlar bin Katsir dlaif)

 

5. Jodoh 

عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ قَالَ : تُنْسَخُ فِي النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ الْاَجَالُ ، حَتَّى أَنَّ الرَّجُلَ لَيَخْرُجُ مُسَافِرًا وَقَدْ نُسِخَ مِنَ الْاَحْيَاءِ إِلَى الْاَمْوَاتِ ، وَيَتَزَوَّجُ وَقَدْ نُسِخَ مِنَ الْاَحْيَاءِ إِلَى الْاَمْوَاتِ (مصنف عبد الرزاق – ج 4 / ص 317 في سنده مجهول)

 

Artinya: Atha’ bin Yasar berkata: Ajal dihapus di malam Nisfu Sya’ban, hingga seseorang melakukan perjalanan dan ia dihapus dari daftar orang hidup sebagai orang mati. Seseorang akan menikah, dan ia dihapus dari daftar orang hidup sebagai orang mati. (Mushannaf Abdurrazzaq, 4/317, dalam sanadnya ada perawi majhul)

Oleh karena itu, manfaatkan malam Nisfu Sya’ban dengan mengoptimalkan bermunajat atau berdoa paling tidak 5 permintaan yang telah disarankan di atas. Wallahu a’lam


https://jatim.nu.or.id/keislaman/5-doa-yang-hendaknya-dipanjatkan-saat-malam-nisfu-sya-ban-pWqFB

Author: Zant