Awali dengan Salam Ketika Berpidato

Jikalau engkau hendak menyampaikan kata sambutan (pidato) sebagai panitia pelaksana kegiatan, jikalau engkau hendak menyampaikan kata sambutan mewakili orang yang punya kerja.

Atau jikalau engkau hendak menyampaikan materi (sebagai narasumber) dalam satu acara yang di situ berkumpul orang Islam dan orang yang beragama lain, maka ucapkanlah salam untuk mengawali pidatomu.

   
Pada suatu hari, Rasulullah saw melewati sebuah majelis yang di dalamnya terdapat berbagai orang yang berbeda agama dan keyakinan, lalu di situ Rasulullah saw memberikan salam kepada mereka.

Hadits nabi:

وعن أُسَامَة رضي الله عنه: أنَّ النَّبيَّ صلى الله عليه وسلم مَرَّ عَلَى مَجْلِسٍ فِيهِ أخْلاَطٌ مِنَ المُسْلِمِينَ وَالمُشْرِكين ~ عَبَدَة الأَوْثَانِ ~ واليَهُودِ فَسَلَّمَ عَلَيْهِم النبيُّ صلى الله عليه وسلم. متفقٌ عَلَيْهِ.

Artinya:
Dari Usamah ra bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallam berjalan melalui suatu majelis ~ pertemuan ~, yang di dalamnya terdapat berbagai campuran antara kaum Muslimin dan kaum musyrikin yaitu para penyembah berhala dan ada pula orang Yahudi, lalu Nabi shallahu alaihi wasallam  memberikan salam kepada mereka. (Hadits Muttafaq alaih)

Penulis: H Ahmad Niam Syukri Masruri
 


https://jateng.nu.or.id/taushiyah/awali-dengan-salam-ketika-berpidato-a1yEn

Author: Zant