Kenangan Hendra, Nahdliyin Tasikmalaya Tempuh Perjalanan Naik Motor Hadiri Puncak 1 Abad NU

Jakarta, NU Online
Puncak Resepsi 1 Abad NU pada Februari 2023 di Gelora Delta Sidoarjo Jawa Timur menyisakan kenangan dan kesan mendalam bagi Hendra, Nahdliyin Tasikmalaya Jawa Barat. Terlebih Hendra melakukan perjalanan dengan sepeda motor dari Tasikmalaya ke Sidoarjo.

Kepada NU Online, Kamis (1/3/2023), Hendra menceritakan perjalanannya yang ia sebut Tourign Sambut 1 Abad NU. Hendra memilih berangkat jauh-jauh hari sebelum Hari H pelaksanaan puncak Resespsi 1 Abad NU.

Pada hari pertama, Rabu, 1 Februari 2023 perjalanan Hendra mengambil rute  Tasikmalaya-Pekalongan-Kendal Kudus-Sidoarjo-Madura-Jombang-Madiun-Ponorogo-Magetan-Sarang-Tawangmangu-Solo-Jogja -Cilacap.

“Meski sendirian, naik motor siap menghadapi halangan dan rintangan dalam menempuh jalan menuju Sidoarjo Jawa Timur menghadiri 1 Abad NU,” kata Hendra.

Dia bertekad menempuh perjalanan tersebut dengan sepeda motor seorang diri, demi mencari keberkahan dari para wali, para muassis NU, para kiai, para alim ulama, dan para habaib.

“Sahabat-sahabat ditunggu di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Izin melintas satu motor satu nyawa,” tulis Hendra di media sosial pribadinya memulai perjalanan tersebut.

Hari pertama itu, dirinya beristirahat di salah satu penginapan di Jalan Gajah Mada,  Pekalongan. Pagi harinya, Kamis, 2 Februari 2023 dia bergerak menuju kediaman Maulana Habib Luthfi bin Yahya.

Hendra juga berziarah ke makam Ki Ageng Noyontoko yang terletak dalam Gedung Kanzus Sholawat Gang VII, Jalan Dr Wahidin 70 Noyontaan, Kota Pekalongan. Setelah itu barulah ia bersilaturahim ke kediaman Habib Luthfi.

Soal sosok Kiai Ageng Noyontoko, Hendra menceritakan, “Dialah orang yang membabad alas di daerah Pekalongan sehingga menjadi permukiman dan pengembang dakwah Islam yang sangat masyhur.”

Kamis malam hari itu bertepatan dengan malam Jumat Kliwon, ia menikmati waktu di kediaman Maulana Habib Luthfi yang malam itu digelar pengajian rutin.

“Acara pengajian ini dihadiri para ulama Timur Tengah. Antara lain Syekh Mohammad Syahumi dari Libia, Syekh Riad Bazo, Syekh Muhammad al-Maghriby, dan Syekh Muhammad al-Hallah dari Libanon,” tuturnya.

Keesokan harinya, Jumat, 3 Februari 2023 pukul 04:00 setelah shalat subuh, Hendra meneruskan perjalanan melalui Kendal dan Kudus.

“Sebelum lanjut ke Sidoarjo saya mampir ke Kendal. Ada dua lokasi yang saya tuju  yaitu daerah Sukorejo dan Kaliwungu menemui sahabat GP Ansor Arab Saudi Mas Mahzum dan tempat saudara,” kisahnya.

Pagi hari berikutnya, ia melakukan perjalanan lebih santai yang ia sebut ‘gas tipis-tipis’ menuju Kota Demak. Hendra singgah di Masjid Agung Demak, salah satu masjid tertua di Jawa Tengah. Masjid ini terletak di Kampung Kauman, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak.

“Beres shalat zuhur lanjut ziarah ke pendiri Kesultanan Demak, yaitu Raden Fatah. Lanjut lagi menuju Kudus ziarah ke Makam Sunan Kudus dan KH Asnawi, ulama kharismatik pendiri dan penggerak Nahdlatul Ulama,” lanjutnya.

Setelah itu, Hendra meneruskan perjalanan ke Sidoarjo dan bergabung dengan Nahdliyin lainnya mengikuti Puncak 1 Abad NU pada Selasa, 7 Februari 2023, setelah menempuh perjalanan enam hari.

Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Musthofa Asrori

Download segera! NU Online Super App, aplikasi
keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung
aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

https://www.nu.or.id/daerah/kenangan-hendra-nahdliyin-tasikmalaya-tempuh-perjalanan-naik-motor-hadiri-puncak-1-abad-nu-nt6bt

Author: Zant