Ketua Fatayat Sukoharjo: Kader Fatayat Harus Berperan Bukan Baperan

Sukoharjo, NU Online Jateng
Aktivis kader Fatayat Nahdlatul Ulama harus mampu mengambil peran dalam kehidupan rumah tangga atau keluarga dan berperan dalam menjalani khidmah di lingkungan jamiyah NU.

Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Sukoharjo Siti Muslimah mengatakan, sebagai wanita muda, fatayat juga memiliki peran untuk berkarir atau mengembangkan potensi dalam menjalani hidupnya.

“Karena itu kepada sahabat-sahabat wanita muda NU yang berkhidmat melalui Fatayat NU saya pesan jadilah wanita yang mampu berperan, bukan jadi wanita baperan,” kata Muslimah.

Siti Muslimah mengatakan hal itu saat menyampaikan sambutan pengarahan dalam konferensi anak cabang (Konferancab) Fatayat NU Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Ahad (18/9).

Disampaikan, konferancab adalah lembaga permusyawaratan tertinggi Fatayat NU di tingkat Anak Cabang (Ancab) atau kecamatan. Tujuannya memilih nahkoda baru untuk periode empat tahun ke depan. 

“Siapapun yang terpilih harus bisa menunjukkan eksistensi perempuan di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Mojolaban ini,” katanya. 

Ketua PAC Fatayat NU Mojolaban demisioner Sri Listyorini berharap agar pengurus yang baru terpilih harus selalu menjaga kekompakan dan mengambil peran dalam masyarakat dan selalu taat pada aturan.

“Jadilah pengurus yang mau mengurus, jangan pengurus yang minta diurus. Meskipun tidak sempurna dalam menjalankan khidmah yang penting ada tekad dan kemauan untuk taat aturan, kompak, bekerja sama dan bersinergi, karena tak ada gading yang tak retak” ungkaspnya.

Ketua Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Mojolaban Kiai Parjianto kepada NU Online Jateng, Rabu (21/9/2022) menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya konferancab pertama PAC Fatayat NU Mojolaban ini.

MWCNU Mojolaban berharap agar Fatayat NU dapat menertibkan administrasi kelembagaan, dapat bangkit setara dengan jajaran badan otonom NU lainnya dan tidak meninggalkan para perintisnya.

“Saya ingatkan, jangan potong rantai dengan meninggalkan para perintisnya. Yang baik dilanjutkan yang kurang dibenahi bersama. siapapun yang jadi semoga Allah meridhai,  Ini bisa makin memperkokoh dan memperkuat organisasi sehingga semakin banyak kadernya,” pungkasnya.

Dalam konferancab Fatayat NU yang berlangsung di  Pendopo Kecamatan Mojolaban itu Okta Patria Aroviana terpilih sebagai ketua PAC Fatayat NU Mojolaban periode 2022-2026.

Pengirim: Pamella Puritiara Endriasari 


https://jateng.nu.or.id/regional/ketua-fatayat-sukoharjo-kader-fatayat-harus-berperan-bukan-baperan-D1OXs

Author: Zant