LPBINU Sumenep Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Awal Musim Penghujan

Sumenep, NU Online Jatim 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan tentang potensi cuaca ekstrem masa peralihan dan awal musim hujan di wilayah Jawa Timur dalam sepekan ke depan, salah satunya di Kabupaten Sumenep.

 

Menyikapi hal itu, Fathol Amin Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Sumenep menyatakan, hasil analisa yang dilakukan BMKG menunjukkan adanya belokan angin dan lambatnya kecepatan angin yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

 

“Kondisi seperti ini mengakibatkan pembentukan awan yang cukup intens. Sehingga berimplikasi pada cuaca ekstrem, misalnya hujan lebat dan es, angin puting beliung, genangan air, banjir, serta tanah longsor,” terangnya saat dikonfirmasi NU Online Jatim, Jum’at (14/10/2022).

 

Dengan adanya imbauan ini, dirinya meminta kepada seluruh warga Sumenep khususnya Nahdliyin, untuk menata kembali lingkungannya. 

 

“Minimal kita tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air di rumah dan saluran irigasi, memotong dahan dan ranting pohon yang sudah lapuk, menertibkan baliho yang ada di pinggir jalan,” pinta alumni Pondok Pesantren Nurul Islam Karang Cempaka, Bluto, Sumenep itu.

 

Tak hanya itu, dirinya mengajak kepada seluruh warga agar tidak mengoperasikan handphone, menghidupkan televisi, berada di dataran tinggi, berada di bawah pepohonan dan tiang listrik.

 

“Kami khawatir tersengat saluran listrik, dijatuhi batang pohon, dan sambaran petir. Video yang viral di berbagai media sosial perlu dijadikan pelajaran pada orang tua agar mengontrol anaknya di musim penghujan, tertuma berenang di sungai,” tandasnya.


https://jatim.nu.or.id/madura/lpbinu-sumenep-ingatkan-potensi-cuaca-ekstrem-di-awal-musim-penghujan-KxayW

Author: Zant