Penguatan Dakwah Digital untuk Kaum Milenial

Sukabumi, NU Online Jabar
Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah, Sukabumi, KH Lilip Abdul Khaliq menyampaikan bahwa era digital harus dioptimalkan salah satunya untuk kepentingan dakwah. Menurutnya, kecakapan terhadap ilmu digital ini tujuannya untuk mengoptimalkan dakwah di media digital. 

 

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara sosialisasi Literasi Digital yang diadakan Kominfo dan PBNU di pondok pesantren Babakan Tipar Cicantayan, Sukabumi, Jumat (22/7/22). 

 

“Digital di era banjir informasi kini tentu perlu kita optimalkan untuk kepentingan dakwah kita, apalagi di zaman sekarang pemuda-pemudi pengguna internet terus meningkat,” katanya.

 

Ia mengatakan, santri memiliki peluang besar dalam mengoptimalkan era digital ini untuk menyebar kebaikan, misalnya dengan konten-konten dakwah yang positif. 

 

“Santri yang cakap digital memiliki banyak peluang dalam menyebarkan kebaikan. Salah satunya dengan mewujudkan media dakwah Islam rahmatan lil alamin lewat konten-konten yang variatif dan inovatif,” ujarnya. 

 

KH lilip Abdul Khaliq juga menilai bahwa literasi digital penting untuk penguatan dakwah terhadap generasi milenial. Pengaruh kemajuan zaman, lanjutnya, dapat dirasakan oleh setiap individu di dunia, tak terkecuali dunia dengan pesantren.

 

“Dakwah di media digital itu kan segmentasinya lebih luas. Jadi, konten-kontennya juga harus variatif,” tandasnya. 

Literasi digital sendiri merupakan kecakapan yang tidak hanya melibatkan kemampuan penggunaan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi, tetapi juga melibatkan kemampuan untuk pembelajaran bersosialisasi, sikap berpikir kritis, kreatif, serta inspiratif.

Pewarta: Ozi
Editor: Agung Gumelar

https://jabar.nu.or.id/kabupaten-sukabumi/penguatan-dakwah-digital-untuk-kaum-milenial-wwZmJ

Author: Zant