Sayyidina Umar; Memilih Jujur, meski Reputasinya Terancam Hancur

Seperti diketahui bahwa Sayyidina Umar bin Khattab RA dikenal sebagai orang yang teguh memegang prinsip. Hal yang sama dengan prinsip kejujuran yang memang melekat dari sosoknya. Kejujuran dan sikap lurus dalam hidup dipegang betul oleh Sayyidina Umar bin Khattab RA.

Sayyidina Umar bin Khattab RA bahkan lebih memilih sikap jujur meski kejujuran itu membunuh karir dan pribadinya. Sayyidina Umar bin Khattab ra lebih memilih untuk bersikap jujur meski sedikit orang menempuh jalan sepi tersebut. 

 وقال عمر بن الخطاب رضي الله عنه لأن يضعني الصدق وقلما يفعل، أحب إلي من أن يرفعني الكذب وقلما يفعل

 

Artinya: Sayyidina Umar bin Khattab ra berkata: Kejujuran yang menjatuhkanku–meski sedikit yang melakukan–lebih kusukai daripada kebohongan yang mempertahankan jabatanku dan itu sedikit yang melakukan. (Al-Mawardi, Adabud Duniya wad Din, [Beirut, Darul Fikr: 1992 M/1412 H], halaman 193).

Prinsip Sayyidina Umar bin Khattab RA ini sejalan dengan nasihat dari kalangan bijak bestari. Banyak orang takut untuk bersikap jujur. Sedangkan banyak orang lebih memilih berdusta karena aman. 

وقال بعض الحكماء الصدق منجيك وإن خفته، والكذب مرديك وإن أمنته

 

Artinya: Sebagian orang bijak bestari berkata: Kejujuran menyelamatkanmu meski kau takut terhadapnya. Kebohongan melemparmu meski kau merasa aman dengannya. (Al-Mawardi, 1992 M/1412 H: 193).

Adapun sastrawan terkenal Al-Jahizh mengatakan, kejujuran dan komitmen memegang janji tidak dapat dipisahkan. Hal yang sama juga berlaku pada kesabaran dan kelembutan sikap. Semuanya menjadi bagian dari kesempurnaan agama dan kemaslahatan dunia. 

 وقال الجاحظ الصدق والوفاء توأمان، والصبر والحلم توأمان فيهن تمام كل دين، وصلاح كل دنيا، وأضدادهن سبب كل فرقة وأصل كل فساد

 

Artinya: Al-Jahizh berkata: Kejujuran dan tepat janji merupakan saudara kembar. Kesabaran dan kelembutan merupakan saudara kembar. Di dalamnya terdapat penyempurnaan agama, kemaslahatan setiap dunia. Sedangkan lawanan dari semua itu adalah penyebab segala perpecahan dan asal setiap mafsadat. (Al-Mawardi, 1992 M/1412 H: 193).

  

Semua pandangan ini tidak lepas dari anjuran Rasulullah SAW untuk memegang teguh kejujuran. Meski dalam jangka pendek dapat mencelakai, kejujuran membawa keselamatan. 

 وقد روي عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال تحروا الصدق وإن رأيتم أن فيه الهلكة فإن فيه النجاة، وتجنبوا الكذب وإن رأيتم أن فيه النجاة فإن فيه الهلكة

 

Artinya: Diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, ia bersabda: Carilah kejujuran meski kalian melihat kecelakaan di dalamnya karena di dalam kejujuran itu mengandung keselamatan. Jauhilah kebohongan meski kalian melihat keselamatan di dalamnya karena di dalam kebohongan terdapat kebinasaan. (Al-Mawardi, 1992 M/1412 H: 193).

Kejujuran jelas begitu penting. Kejujuran merupakan jalan sepi yang dilalui jarang orang. Padahal, kejujuran membawa kemaslahatan dunia dan akhirat. Wallahu a’lam


https://jatim.nu.or.id/rehat/sayyidina-umar-memilih-jujur-meski-reputasinya-terancam-hancur-njjet

Author: Zant