Wajah Hitam Kelam karena Dusta dan Sombong

Ketika seseorang bercermin lalu melihat ada noda hitam di wajahnya, tentu ia akan berusaha menghilangkannya, dan kalau ternyata noda hitam itu sulit dihilangkan, maka ia akan segera pergi ke dokter atau ke salon kecantikan untuk menghilangkannya. Lalu bagaimana kalau ada noda hitam di wajahnya kelak di akhirat?

Puasa telah mengajarkan manusia untuk tidak berdusta dan tidak menyombongkan diri agar menjadi orang yang bertakwa (la’allakum tattaqun). Kelak di akhirat ada orang-orang yang wajahnya hitam kelam gegara mendustakan Allah dan berlaku sombong sewaktu di dunia. 

Wajah mereka hitam kelam, mereka takut terhadap dahsyatnya huru-hara hari kiamat, mereka selalu diliputi oleh ketakutan setiap kali kepalanya menoleh dan matanya memandang, yang demikian adalah bagian dari adzab yang ditimpakan.

   
Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Az-Zumar Ayat 60:

وَيَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ تَرَى الَّذِيۡنَ كَذَبُوۡا عَلَى اللّٰهِ وُجُوۡهُهُمۡ مُّسۡوَدَّةٌ ؕ اَلَيۡسَ فِىۡ جَهَنَّمَ مَثۡوًى لِّلۡمُتَكَبِّرِيۡنَ

Artinya:
Dan pada hari kiamat engkau akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, wajahnya menghitam. Bukankah neraka Jahanam itu tempat tinggal bagi orang yang menyombongkan diri?. (QS Az-Zumar : 60)

Penulis: H Ahmad Niam Syukri Masruri


https://jateng.nu.or.id/taushiyah/wajah-hitam-kelam-karena-dusta-dan-sombong-luB4y

Author: Zant